Jakarta, 10 September 2008. Hari ini Estee Lauder, melalui anak perusahaannya meluncurkan lini perawatan wajah untuk pria berlabel Clinique Skin Supplies for Men. Acara peluncuran ini disertai dengan pengumuman keikutsertaan Ndoro Kangkung of Tangerang sebagai spokesmodel Clinique.
“Ndoro Kangkung adalah ciri pria metroseksual yang tidak ragu naik metromini. Kulitnya yang bertekstur lembut tapi kelaki-lakian sangat mencerminkan pemakai produk kami. Selain itu, sorotan matanya yang teduh mempermudah kami untuk menarik perhatian,” jelas Simbika Venusa Kopdariyanti, selaku corporate communication director untuk Estee Lauder Indonesia.
Produk perawatan ini terdiri dari perawatan wajah, cukur, dan rambut. Metode kesegaran wajah dalam-tiga-langkah yang telah dipatenkan ini sangat cocok untuk orang kurang kerjaan seperti Ndoro karena tiap langkah membutuhkan setidaknya 2 jam.
Mengomentari kemutakhiran produk ini, Ndoro Kangkung menjawab: “Selamat Hari Rabu Ki Sanak! Sudahkah anda memakai Clinique for Men hari ini?”
Pendukung Ndoro’09 panik gembira melihat kampanye baru Kangkung. Dalam kampanye tersebut Ndoro menjanjikan Undang-Undang Bandwidth Murah supaya bloger bisa lebih berani dalam bersuara.
Analis Perundangan, Perudangan, dan Perburungan asal Bali, Setiawan Rumbilung mengkritisi kampanye tersebut mengabaikan fakta paling mandasar dari postingan-postingan Ndoro, yaitu sering kadaluarsa. “Saya akan memilih pemimpin yang mengutamakan kualitas, bukan kuantitas.”
Baru-baru ini tim kampanye Ndoro Kangkung merilis poster baru yang menekankan keterpihakan beliau dengan rakyat, dan menomorduakan lobi korporat dan konglomerasi. Pengamat meyakini kampanye ini dapat menarik hati rakyat kecil.
Lawan kampanye Ndoro dari Partai Paman Gombal menuding kampanye ini cuma bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat Padang. “Kangkung nampak sangat menikmati Sate Padang, padahal aslinya dia cuma doyan satu makanan, impor pula, yaitu Whiskas!” tukas Tiyok Hamidun.
Dunia terkejut.

Memulai kiprahnya di panggung politik nasional, tim kampanye Ndoro Kangkung merilis poster pertama, bertajuk ‘Paham Anak Jalanan’. Pengamat politik tertegun dengan kampanye baru ini karena menyentuh permasalahan yang amat jarang disentuh.
Lawan politik Ndoro dari Partai Andong Ngeselin mempertanyakan kesahihan kampanye baru tersebut. “Kangkung memang sering bermain dengan anak jalanan, tetapi jam 5 sore dia sudah pulang untuk dimandikan dan diolesi minyak kayu putih” jelas juru bicara partai tersebut.



































































































